Home / Berita / DESTINASI WISATA KABUPATEN NGAWI PERLU PROMOSI

DESTINASI WISATA KABUPATEN NGAWI PERLU PROMOSI

Di dalam Wikipedia, dikatakan bahwa Kabupaten Ngawi adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibu kotanya adalah Kecamatan Ngawi. Kabupaten ini terletak di bagian barat Provinsi Jawa Timur yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah. Lokasinya yang sangat strategis bisa memudahkan wisatawan untuk berkunjung.
Beberapa destinasi wisata yang bisa dijumpai di wilayah Ngawi, diantaranya, Kebun Teh Jamus, Air Terjun Srambang, Air Terjun Pengantin Kabupaten dengan pesona wisata yang menarik, Waduk Pondok dengan areal pemancingan yang alami, Pemandian Tawun, Pesanggrahan Srigati yang penuh aroma mistis. Juga ada wisata sejarang, seperti Musium Trinil, dan Benteng Fort Van den Bosch.
Entah mengapa, sampai saat ini geliat wisata Kabupaten Ngawi belum seheboh Kabupaten Magetan dengan Wisata Alam Sarangan, dimana sate kelinci menjadi menu andalannya. Juga Telaga Ngebel, Ponorogo dengan duriannya. Gaungnya kurang terasa. Trenggalek, Bojonegoro, Tulungagung, kayaknya juga begitu, perlu didorong agar maju.
Padahal, Kota Ngawi itu boleh dikata Kota yang lalu lintasnya tidak tidur, mengingat Kota Ngawi adalah pintu keluar masuknya ke wilayah jawa timur. Lalu lalang kendaran berat membawa komoditas, laju angkutan umum pun tidak pernah berhenti. Namun nyatanya, kehidupan sektor pariwisatanya belum mampu menggaet konsumen.
Ada yang bilang sektor wisata memang belum menjadi prioritas pemda, karena ada bidang lain yang mungkin perlu didahulukan. Seperti (sekali lagi mungkin lho), sektor pertanian, sektor perdagangan, sektor pendidikan, dan sektor kesejahteraan rakyat.
Tinggal bagaimana dunia usaha melihat permasalahan wisata diKabupaten Ngawi. Beranikan mereka menanamkan dananya untuk menggerakkan dunia pariwisata di wilayah Ngawi. Sungguh tampaknya hanya perlu sentuhan tangan-tangan professional agar wisata Ngawi menggeliat menemukan bentuknya. Tentu, bantuan dari pemilik regulasi, dalam hal ini Kepala Kantor Pariwisata, juga sangat menentukan karena akan berdampak pada pendapatan asli daerah.
Untuk itulah, pemda perlu melibatkan peran komunitas “pecinta alam”, bersama-sama duduk bareng memikirkan bagaimana agar keberadaan destinasi wisata di Kabipaten Ngawi yang banyak berserak itu tidak berlalu dimakan sang waktu untuk kemudian beralih peruntukannya. Misalnya menjadi lahan pertanian, maupun pemukiman.
Sungguh, potensi wisata itu banyak di Kabupaten Ngawi, tinggal menggali dan meramaikan dengan berbagai event. Tinggal bagaimana kebijakan pemdanya untuk mengembangkannya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Wallahu a’lam bishowab. Salam Lestari, Salam Literasi.[eBas]
Artikel Asal

About SRPB Jawa Timur

Check Also

Seratus Relawan Disabilitas Ikuti Rakor Penanggulangan Bencana

Surabaya – Sekitar seratus relawan disabilitas (tunarungu) mengikuti rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana dengan tema …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *