Home / Berita / Forum PRB Probolinggo Ikut Lomba Destana

Forum PRB Probolinggo Ikut Lomba Destana

FORUM PRB PROBOLINGGO IKUT LOMBA DESTANA

 

Dalam lamannya bencanapedia.id, dikatakan bahwa tujuan pengembangan Desa/Kelurahan Tangguh bencana adalah untuk melindungi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bahaya dari dampak bencana, meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan sumber daya dalam rangka mengurangi risiko bencana, meningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat, meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan, yang direncanakan dan dilaksanakan oleh masyarakat sebagai pelaku utama. pernyataan di atas itu telah dicoba terapkan oleh Pengurus forum pengurangan risiko bencana Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Hal ini tampak saat pelaksanaan penilaian lomba desa/kelurahan tangguh bencana tingkat Jawa Timur, kamis (24/9/2020).

Beberapa relawan anggota FPRB Kelurahan Sukoharjo menjelaskan kepada tim penilai bahwa untuk mengantisipasi dampak ekonomi masyarakat pasca bencana banjir adalah bekerja sama dengan POKMAS setempat membuka usaha bakso kelor, minuman sehat dari tanaman obat, dan batik khas Probolinggo yang diberi nama batik putri randu pangger. “Usaha ini dikelola bersama dengan melibatkan warga setempat yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan, sebagai salah satu upaya menterjemahkan built back better pasca bencana,” Kata relawan yang mendampingi tim meninjau lokasi yang menjadi langganan banjir, tempat evakuasi sementara serta sentra batik yang telah memiliki pasar di berbagai daerah.

Desa Sukoharjo memang menjadi langganan banjir, sehingga warganya sudah bersahabat dengan banjir. Dengan dibentuknya Forum PRB Kelurahan, maka upaya pengurangan risiko banjir semakin teragendakan. Seperti membersihkan sungai dan got dari sampah, serta kegiatan peningkatan kapasitas relawan setempat bekerjasama dengan tagana dan BPBD Kota Probolinggo. Warga juga menyiapkan tas siaga untuk mengamankan dokumen penting berserta barang-barangnya yang berharga. Sementara relawan juga selalu siap memberikan informasi datangnya banjir ketika musim penghujan. Sehingga warga bisa segera mengamankan harta bendanya. Mungkin inilah yang disebut dengan Living Harmony with Disaster. Tahun ini, Desa Sukoharjo ditunjuk untuk mengikuti lomba desa tangguh bencana (destana), tingkat pratama. Konon, indikator penilaiannya meliputi, a). Adanya upaya-upaya awal untuk menyusun kebijakan PRB di tingkat desa/kelurahan. b). Adanya upaya-upaya awal untuk menyusun dokumen perencanaan PB. c). Adanya upaya-upaya awal untuk membentuk Forum PRB yang beranggotakan wakil-wakil dari masyarakat. d). Adanya upaya-upaya awal untuk membentuk Tim Relawan PB Desa/Kelurahan. e). Adanya upaya-upaya awal untuk mengadakan pengkajian risiko, manajemen risiko dan pengurangan kerentanan. f). Adanya upaya-upaya awal untuk meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan serta tanggap bencana. Tampaknya, semua indikator di atas sudah dilakukan oleh lurah Sukoharjo, yang merangkap sebagai ketua Forum PRB tingkat Kelurahan setempat. Mereka memanfaatkan kegiatan dasa wisma, PKK, dan kegiatan tahlilan untuk mensosialisasikan upaya perungaranga risiko bencana. Sementara, terkait dengan masalah pandemi covid-19, disamping mereka bekerjasama dengan BPBD, juga merangkul dunia usaha dan dunas kesehatan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di fasum/fasos, pembagian masker, pemasangan tempat cuci tangan di berbagai tempat, serta sosialisasi protokol kesehatan. Diakhir acara penilaian, disaksikan Camat Kanigaran, kalaksa BPBD Kota Probolinggo dan Kabid RR BPBD Provinsi Jawa Timur, tim penilai memberikan saran sebagai masukan agar keberadaan Forum PRB Sukoharjo, pasca lomba tetap memiliki semangat melestarikan Forum dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat Kelurahan yang daerahnya menjadi langganan banjir. Salah satu saran yang disampaikan adalah memanfaatkan tanaman obat untuk dijadikan minuman herbal yang bisa meningkatkan imun tubuh agar tidak terpapar covid-19. Serta menjalin kemitraan dengan berbagai komunitas relawan di wilayah probolinggo untuk meningkatkan kapasitas dibidang penanggulangan bencana. [eB]

About SRPB Jawa Timur

Check Also

Seratus Relawan Disabilitas Ikuti Rakor Penanggulangan Bencana

Surabaya – Sekitar seratus relawan disabilitas (tunarungu) mengikuti rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana dengan tema …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *