Home / Berita / HIMBAUAN SEPTEMBER CERIA

HIMBAUAN SEPTEMBER CERIA

“Teman-teman, seluruh mitra SRPB, mulai September 2020 ini, tim humas SRPB Jatim akan membantu menyebarluaskan info kegiatan teman-teman dimana pun berada. Kami akan memposting (reposting) di srpb.web.id. Yang suka menulis, sangat dibolehkan. Ayo kita ramaikan web kita. Ingat, jejak digital sangat penting, termasuk buat portofolio juga,”

Begitulah ajakan Dian Harmuningsih, Koordinator SRPB Jawa Timur di grup whatsapp. Sebuah ajakan untuk mendokumentasikan segala kegiatan kerelawanan. Sungguh, banyak sekali kegiatan yang luar biasa dan layak untuk diabadikan dalam tulisan untuk dijadikan pembelajaran.

Rupanya, ajakan mbak Dian, begitu panggilan akrabnya, diterima oleh Budi Cahyono, ketua forum relawan penanggulangan bencana (FRPB) Kabupaten Pamekasan. Semua kegiatannya selalu menggandeng beberapa media untuk mempublikasikan aksinya. Seperti kegiatan penyemprotan disinfektan ke berbagai fasilitas umum, sosialisasi dan edukasi pencegahan covid-19 kepada masyarakat serta pembagian masker dan sembako.

Tinggal bagaimana pengelola web SRPB bisa merepostingnya dengan sedikit sentuhan yang berbeda, agar beritanya semakin menarik. Begitu juga dengan organisasi mitra lainnya. mereka pasti memiliki kegiaan yang layak untuk didokumentasikan.

Semoga ajakan mamanya Iffen ini disambut antusias oleh mitra SRPB. Dimana, masing-masing lembaga mitra mau mengirimkan foto kegiatan disertai informasi yang mencakup unsur 5W 1 H ke ‘penjaga’ web SRPB untuk diolah sedemikian rupa menjadi sebuah artikel yang menarik dan menginspiratif, sehingga web sebagai media komunikasi menjadi ramai dengan aneka informasi.

Jika himbauan mbak Dian ini bisa berjalan, maka web SRPB telah menjalankan peran sebagai community journalism. Artinya komunitas yang melakukan aktivitas produksi dan distribusi informasi kepada komunitasnya dengan memanfaatkan media sosial yang disepakati bersama.

Disini, web SRPB bisa berfungsi sebagai pemberi informasi dan edukasi kepada anggota komunitas. Bisa juga berfungsi melakukan kritik sosial terhadap masalah yang sedang aktual, serta berupaya memberdayakan anggota komunitas dalam arti luas. Inilah tugas berat ‘penjaga’ web, agar semua yang diposting maupun reposting memberikan aura positif bagi komunitas.

Dengan demikian keberadaan web SRPB menjadi sangat relevan untuk menghadirkan lebih banyak suara anggota organisasi mitra atas problematika yang dihadapi. Dalam hal ini upaya pengurangan risiko bencana dan membantu BPBD setempat dalam penanggulangan bencana, sebagai bentuk partisipasi masyarakat.

Disamping Abah Budi Pamekasan, Komunitasnya Gus Yoyok Bangil, Cak Yo Rogojampi, Ning Chica Malang, Mas Santo Tulungagung dan Kang Palih Magetan, layak dipublikasikan aktivitasnya selama pandemi covid-19. Tinggal bagaimana mbak Dian ‘menguprak-uprak’ agar himbauannya terwujud di bulan September yang ceria. [eB]

About SRPB Jawa Timur

Check Also

Seratus Relawan Disabilitas Ikuti Rakor Penanggulangan Bencana

Surabaya – Sekitar seratus relawan disabilitas (tunarungu) mengikuti rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana dengan tema …

2 comments

  1. September Ceria. #song by Vina Panduwinata

  2. Komunikasi daring, diantaranya melalui web, merupakan sebuah proses penyampaian dan penerimaan pesan yang dilakukan dengan menggunakan sistem teknologi jaringan berbasis internet, dan dapat dilakukan tanpa batas ruang dan waktu.
    Manfaatnya adalah sebagai media sebar informasi, memotovasi, ekspresi diri, interaksi sosial, membentuk komunitas, meningkatkan kreativitas, aksesibilitas, fleksibel dan hemat waktu serta biaya. (sumber: pakarkomunikasi.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *