Home / Berita / “iling lan waspodo” Fungsi Dari Pembuatan Peta Resiko

“iling lan waspodo” Fungsi Dari Pembuatan Peta Resiko

“iling lan waspodo” Fungsi Dari Pembuatan Peta Resiko

SIDOARJO, SRPB.WEB.ID – Dalam peta resiko sebenarnya sama dengan peta desa, namun berbeda rupa yaitu legenda atau isi dari peta tersebut. Penjabaran materi hari ini, Sabtu (2/3), pada diskusi Lokalatih Fasilitator Desa Tanggap Bencana (Destana). Kegiatan ini di support Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur dan berlangsung diruang pertemuan Siaga.

Namun, fungsi pembuatan peta resiko, sebenarnya untuk mengingatkan dan selalu waspada akan ancaman pada warga yang berada didaerah rawan bencana. “iling lan waspodo,” jelas Sigit, saat menjabarkan pembuatan peta resiko.

Dari banyaknya pedoman dalam pembuatan peta resiko yang telah terpetakan nantinya, kita dapat mengetahui dusun yang rawan akan bencana, mengetahui dusun yang aman, dan menentukan strategi bilamana terjadi bencana.

Lebih dalam lagi, kesemua pembahasan kali ini supaya warga saling menjaga, membantu dan meminimalisir ancaman bencana yang berada di dusun rawan bencana. “Khususnya, dalam mengevakuasi warga secara mandiri,” tambah mbah Gendon, sapaan akrab disekitar relawan. (rys)

About SRPB Jawa Timur

Check Also

Seratus Relawan Disabilitas Ikuti Rakor Penanggulangan Bencana

Surabaya – Sekitar seratus relawan disabilitas (tunarungu) mengikuti rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana dengan tema …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *