Home / Berita / KESIBUKAN PASCA KONGRES SUDAH MULAI TERASA

KESIBUKAN PASCA KONGRES SUDAH MULAI TERASA

KESIBUKAN PASCA KONGRES SUDAH MULAI TERASA

SRPB.WEB.ID –Tak disangka, pasca kongres ke -2 SRPB JATIM tahun 2020, yang seharusnya disibukkan dengan rapat-rapat penyusunan pengurus baru beserta program yang akan digarap. Ternyata, beberapa pengurus SRPB JATIM, oleh BPBD Provinsi Jawa timur sudah dilibatkan dalam berbagai kegiatan. Diantaranya persiapan pengukuhan pengurus dan persemian tenda pendidikan bencana (tenpina) oleh Gubernur Jawa timur, Khofifah Indarparawangsa. Beberapa relawan juga berkesempatan melihat karyawan BPBD membantu komunitas banyu bening memasang alat pemanen air hujan.

Sebagian lagi sibuk dalam kegiatan kemanusiaan di daerahnya masing-masing, termasuk penanganan bencana bansor dan korban tenggelam di sungai. Ada pula yang sudah sibuk melakukan edukasi kebencanaan dan sosialisasi satuan pendidikan aman bencana ke berbagai komunitas, serta berbagai kegiatan bersama untuk menjalin kebersamaan, meningkatkan kapasitas dan membangun sinergi diantara para relawan kemanusiaan.

Konon, Dian Harmuningsih, sudah membentuk kepengurusan dengan melibatkan wajah-wajah relawan milenial yang memiliki dedikasi dan loyalitas. Mungkin emaknya Falain ini sedang mencari hari yang baik untuk mengadakan rapat penyusunan program dengan mendorong masing-masing bidang menyelenggarakan programnya. Namun pertukaran ide, usulan dan saran serta informasi kebencanaan sudah terjadi setiap hari melalui grup WhatsApp. Semua anggota grup sudah semakin pro aktif menyampaikan berbagai informasi. Tinggal bagaimana mengemas berbagai komentar itu menjadi sebuah program kreatif. Termasuk mengemas program kampanye memperingati hari kesiapsiagaan menghadapi bencana yang akan segera digelar dibawah koordinasi BPBD Provinsi Jawa timur.

Namun demikian, Cak nDaru selalu mengingatkan agar masing-masing individu memiliki kesabaran yang ekstra untuk membaca komentar miring dari mereka yang belum mengerti dan paham dengan keberadaan SRPB JATIM. karena masih ada saja yang mencoba mencari celah kekurangan untuk menjatuhkan. Terkait dengan maraknya wabah Convid-19, tidak ada salahnya jika SRPB JATIM membahas di dalam rapat atau menjadikan bahan diskusi di grup WhatsApp. Siapa tahu dari situ muncul ide kreatif untuk membuat kegiatan edukatif terkait dengan upaya pencegahan dan menekan risiko penularan Convid-19. Sehingga tanpa disadari SRPB JATIM turut membantu BNPB yang ditunjuk presiden sebagai ketua gugus tugas percepatan penanganan Convid-19.

Dalam hal ini pengurus SRPB JATIM akan menggelar kegiatan praktek pembuatan sabun dari minyak jelantah dan serai. Dimana hasilnya akan dibagikan ke masyarakat. Paling tidak, melalui grup WhatsApp, masing-masing anggota juga menginformasikan tentang ada tidaknya kejadian Convid-19 di daerahnya serta mengikuti perkembangan Convid-19 yang konon mencapai masa puncaknya pada bulan Mei mendatang. Ini artinya, kesibukan SRPB JATIM yang terkait dengan pihak eksternal sudah dimulai. Ini bisa terjadi karena mereka semakin percaya terhadap kinerja SRPB JATIM. Harapannya, pengurus yang telah ditunjuk harus segera mengatur waktunya. Kapan harus beraktivitas sebagai relawan dalam kerja-kerja kemanusiaan, dan kapan harus memerankan diri sebagai individu yang memiliki tanggungjawab terhadap keluarga dan masyarakat di sekitarnya. Jangan terlena agar tidak menyesal nantinya. Dan yang terpenting lagi adalah tetap bahagia dan menjaga kesehatan diri dan keluarganya agar tidak terdampak Convid-19, yang konon belum ada obatnya, namun bisa disembuhkan. Wallahu a’lam bishowab. [eB-14/3]

About SRPB Jawa Timur

Check Also

Seratus Relawan Disabilitas Ikuti Rakor Penanggulangan Bencana

Surabaya – Sekitar seratus relawan disabilitas (tunarungu) mengikuti rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana dengan tema …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *