Home / Berita / KETIKA RELAWAN BERSEMUKA DI HOTEL SINGGASANA

KETIKA RELAWAN BERSEMUKA DI HOTEL SINGGASANA

 

Sabtu (24/10/2020), relawan dari berbagai organisasi mitra SRPB Jawa Timur, berdatangan ke Hotel Singgasana, Surabaya. Mereka datang dengan membawa hasil rapid test dengan biaya mandiri, sebagai salah satu syarat mengikuti kegiatan yang digelar Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Provinsi Jawa Timur.

 

Begitulah, dimasa pandemic covid-19 ini, hampir semua kegiatan yang diselenggarakan secara luring, wajib mentaati protokol kesehatan (termasuk rapid test). Semua itu dilakukan dalam rangka upaya memutus rantai sebaran virus yang belum ada obatnya.

 

Relawan anggota mitra SRPB datang dari berbagai penjuru daerah, sebagai upaya pemerataan dalam berbagi informasi hasil pertemuan ini kepada sejawatnya yang belum berkesempatan hadir di Hotel Singgasana.

 

Harapannya, mereka bisa membangun koordinasi dengan berbagai komunitas di daerahnya untuk bergerak bersama membantu BPBD setempat dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi La Nina dan musim hujan yang sebentar lagi datang dengan segala dampat yang menyertainya. Termasuk adanya potensi megathrust dan tsunami di wilayah pesisir selatan Jawa.

 

Gelaran diparuh terakhir tahun 2020 ini mengambil tema “Sinergitas dan Gotong Royong dalam penanggulangan Bencana”. pesertanya adalah anggota F-PRB dan SRPB, dan ini baru pertama diadakan oleh BPBD.

 

Mungkin, bertujuan mensinkronisasikan program-programnya sekaligus membangun sinergi pentahelix dalam upaya penanggulangan bencana.

 

Yang jelas, pertemuan ini merupakan ajang tatap muka dan saling berkenalan diantara para relawan kemanusiaan. Nyatanya memang begitu, banyak yang belum pernah ketemu, walaupun sudah akrab di media sosial. Sehingga yang terjadi adalah maraknya saling berswafoto di setiap kesempatan. Waktu rehat maupun rapat. Sehingga kegiatan ini berlangsung hangat.

 

Salah satu fasilitas Hotel yang dinikmati oleh relawan adalah kolam renang. Disitulah, bagai anak kecil menemukan mainannya, mereka bersuka ria bermain segarnya air kolam. Mungkin ada juga yang sempat tertelan air kolam. Tentu semua dilakukan tanpa sengaja karena saking senangnya.

 

Yang tidak berenang, tentu saja sibuk mencari tempat yang indah untuk berselfiria, mengabadikan asrinya Hotel Singgasana, untuk dijadikan bukti bahwa pernah bersama membangun kebersamaan, guna menepis kesan adanya kesenjangan diantara para pahlawan kemanusiaan, dengan membuat kegiatan bersama.

 

Ya, semangat kebersamaan itu indah dan harus dipupuk tanpa harus saling menonjolkan ke-aku-annya, karena semua elemen itu punya perannya masing-masing. Tinggal bagaimana konsep sapalibatisme digunakan oleh sang dirijen mengorkestrasikannya agar terjadi nada yang harmoni menyuarakan kebersamaan.

 

Pertemuan yang digelar Sabtu dan Minggu itu, menghasilkan beberapa rekomendasi yang akan diserahkan ke BPBD.

 

Diantaranya adalah rencana membuat program SDSB (sambang dulur sinau bareng), sebagai upaya memberdayakan masyarakat dalam upaya membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana secara mandiri. Semoga asa di Hotel Singgasana segera menjadi nyata. [Ebas/Ocha]

About SRPB Jawa Timur

Check Also

Seratus Relawan Disabilitas Ikuti Rakor Penanggulangan Bencana

Surabaya – Sekitar seratus relawan disabilitas (tunarungu) mengikuti rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana dengan tema …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *