Home / Berita / KEWIRAUSAHAAN UNTUK WARGA BELAJAR KESETARAAN

KEWIRAUSAHAAN UNTUK WARGA BELAJAR KESETARAAN

Konon, banyak pengamat bilang bahwa banyaknya pengangguran di Indonesia berada pada level yang memprihatinkan. Pemerintah Indonesia tidak bisa berbuat banyak karena memang tingkat pendidikan di Indonesia tidak merata. Pemerataan pendidikan untuk warga yang kurang mampu juga belum memenuhi sasaran dengan tepat.
Dampaknya, adalah kemiskinan dan pengangguran masih menjadi fakta tak terbantahkan yang masih melingkupi sebagian besar rakyat Indonesia. Lapangan kerja yang sesuai hanya sedikit dan mencari kerja pun sulit.
Untuk itulah generasi now harus "memutar otak" dengan penuh kreatif untuk bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi diri sendiri, bahkan juga orang lain. Salah satu upayanya yaitu dengan menumbuhkan jiwa entrepreneurship atau kewirausahaan. Baik melalui bimbingan orang lain atau mandiri.
Wirausaha adalah seorang yang bebas dan memiliki kemampuan untuk hidup mandiri dalam menjalankan kegiatan usahanya atau hidupnya. Bebas merancang, menentukan, mengelola, mengendalikan semua usahanya (Hendro 2011). Selanjutnya Norman (2009) menambahkan wirausaha adalah orang – orang yang memiliki kemampuan melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber-sumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat, mengambil keuntungan serta memiliki sifat, watak dan kemauan untuk mewujudkan gagasan inovatif kedalam dunia nyata secara kreatif dalam rangka meraih sukses.
Usaha kecilpun akan bisa menjadi besar apabila dijalankan dengan sepenuh hati. Artinya warga belajar pun bisa menjadi orang sukses asalkan memiliki tekad yang kuat untuk melakukan perubahan.
Masalahnya, membangun karakter mental kewirausahaan pemuda memang tidaklah mudah. Selain kesadaran pemuda, dukungan keluarga, lingkungan yang kondusif serta peran pemerintah dan pihak lainnya sangat dibutuhkan. Hal ini karena entrepreneurship sesungguhnya tak sebatas profesi, namun lebih berkaitan dengan mental seseorang yang dibutuhkan di beragam bidang kehidupan.
Pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) sebagai salah satu penyelenggara program kejar kesetaraan, memasukkan kewirausahaan sebagai salah satu muatan lokal yang diajarkan kepada warga belajar. Hal ini bertujuan menanamkan jiwa kemandirian warga belajar.
Seperti diketahui, tujuan pendirian PKBM itu adalah terwujudnya peningkatan kualitas hidup bagi warga belajarnya (masyarakat yang menjadi sasaran layanan programnya) dalam arti luas. Melalui bidang kegiatan usaha ekonomi produktif yang mencakup semua kegiatan yang berkaitan dengan upaya peningkatan kapasitas/pemberdayaan ekonomi warga belajar, maka tutor ‘berkewajiban’ menyiapkan warga belajarnya untuk bersaing di lapangan kerja dengan seperangkat keterampilan, termasuk menanamkan mental kewirausahaan.
Pertanyaannya kemudian, bagaimana tutor bisa menyebar virus kewirausahaan kepada warga belajarnya ?. artinya, tutor diharapkan dapat mendorong warga belajarnya untuk bisa bertahan tanpa bergantung kepada orang lain setelah menyelesaikan programnya, mampu mengelola usaha, dan membuka lapangan pekerjaan seluas – luasnya untuk dirinya , maupun teman sebayanya.
Contoh sederhana menumbuhkan jiwa kewirausahaan kepada warga belajar adalah dengan menggelar bazaar. Dimana seluruh panitia, dan penjualnya ditangani sendiri oleh warga belajar. Pengelola dan tutor hanya memfasilitasi. Sehingga mereka akan belajar tentang bagaimana mengelola kegiatan, melatih kekompakan dan kerjasama.
Banyak lagi kegiatan yang sederhana namun bisa menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan pribadi yang kreatif. Tinggal bagaimana tutor bisa mengenas kegiatan yang menarik dan mendorong warga belajar besemangat menerima materi tentang kewirausahaan dengan berbagai informasi ikutannya. Salam Literasi.[eBas]Artikel Asal

About SRPB Jawa Timur

Check Also

Seratus Relawan Disabilitas Ikuti Rakor Penanggulangan Bencana

Surabaya – Sekitar seratus relawan disabilitas (tunarungu) mengikuti rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana dengan tema …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *