Home / Berita / Lagi, Tentang Pengurangan Risiko Bencana, Evakuasi Cepat Dan Tepat Bagi Warga

Lagi, Tentang Pengurangan Risiko Bencana, Evakuasi Cepat Dan Tepat Bagi Warga

Lagi, Tentang Pengurangan Risiko Bencana, Evakuasi Cepat Dan Tepat Bagi Warga

SIDOARJO, SRPB.WEB.ID – Berawal hidup berdampingan dari ancaman gunung Merapi. Di tahun 1994, tepatnya 12 November. Terdengar suara ledakan disertai kepulan asap abu-abu yang membumbung tinggi, gunung Merapi meletus.

Kepanikan yang luar biasa dirasakan warga sekitar kaki gunung Merapi. Warga dusun Turgo, Purwobinangun, Pakem dan Sleman berlarian menuju ke barak pengungsian.

Pengalaman datangnya ancaman, tidak menyurutkan warga dalam kesiapsiagaan penanggulangan bencana dengan selalu jumpa di acara diskusi dan simulasi pengurangan resiko bencana. “Sampai saat ini, kesiapsiagaan dilakukan warga secara berkelanjutan dengan semua pihak,” ujar Poniran, satu fasilitator di Pasag Merapi yang kondang disekitar pengurangan risiko bencana berbasis komunitas.

Kapan dan siapa yang akan menyampaikan informasi peringatan dini, dan bagaimana respon dari masyarakat ketika ancaman datang didesa tersebut? Karena, peran penyampai informasi peringatan dini sangat berpengaruh dalam kegiatan rencana evakuasi yang cepat dan tepat.

“Kegiatan pengurangan resiko bencana yang berkelanjutan, mempunyai ‘goal’ untuk memastikan upaya evakuasi cepat dan tepat dalam menghadapi ancaman,” tambahnya, sebagai peserta diskusi Lokalatih Fasilitator Destana pada 1-3 Maret 2019 di Surabaya. Acara tersebut diadakan BPBD Provinsi Jawa Timur dan berlangsung di ruang pertemuan Siaga.

Kegiatan pengurangan resiko bencana, tidak hanya mengambil data dan tidak hanya membuat peta resiko didaerah desa yang rawan akan ancaman. Diskusi fasilitator tangguh dan pemangku desa dengan warga sangat dibutuhkan. Nantinya, warga akan tangguh terlatih dan terbiasa dengan sendirinya.

  1. Hasilnya, akan didapatkan perencanaan evakuasi yang mudah dipahami warga. Saat ancaman datang, diharapkan evakuasi cepat dan tepat sesuai perencanaan evakuasi tersebut. (rys)

About SRPB Jawa Timur

Check Also

Seratus Relawan Disabilitas Ikuti Rakor Penanggulangan Bencana

Surabaya – Sekitar seratus relawan disabilitas (tunarungu) mengikuti rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana dengan tema …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *