Home / Berita / Ocha Bersemangat Menikmati Tugas

Ocha Bersemangat Menikmati Tugas

Bersama Prof. Dr. Syamsul Maarif, M.Si. (mantan Kepala BNPB) menjelaskan tugas pembuatan face shield di ITS

Wabah covid-19 benar-benar mampu menggugah kesadaran bergotong royong dari berbagai elemen untuk saling mendukung. Salah satu contoh, saat paramedis yang bertugas di garda depan menangani pasien covid-19, kekurangan Face Shield, salah satu alat pelindung diri yang wajib dipakai. Kawan-kawan di Dispro ITS mengajak SRPB untuk bareng-bareng merakit Face Shield.

Agar relawan terkoordinir dengan baik, pengurus SRPB mempercayakan kepada Dwi Rossantiana, sebagai penanggungjawab kegiatan perakitan. Ini penting untuk menjaga nama baik SRPB dan sebagai upaya menghindari permasalahan yang mungkin timbul saat pelaksanaan di lapangan.

Logistik relawan juga tanaggungjawabnya

Disamping itu, dengan adanya penanggungjawab akan memudahkan koordinasi, pendistribusian konsumsi dan pengawasan personil yang terlibat dalam perakitan, mengingat di ruangan alat-alat dan barang yang ada disitu harganya mahal serta mudah rusak, dan yang terpenting jangan sampai hilang. Karena ini menyangkut nama baik SRPB.

Ocha, begitu panggilan mahasiswa UBHARA, sangat menikmati tugas sebagai penanggungjawab kegiatan ini. Setiap hari, tiada henti mengumumkan kepada relawan mitra SRPB yang punya waktu untuk membantu, menyumbangkan tenaganya merakit Face Shield yang sangat dibutuhkan oleh paramedis.

Sudah banyak hasil rakitan yang didistribusikan ke rumah sakit maupun ke puskesmas. Semua itu merupakan sumbangsih relawan dalam membantu penanganan covid-19. Kelihatannya sepele, tapi sangat dibutuhkan tenaga kesehatan agar tidak tertular virus ganas dari Kota Wuhan.

Setiap hari, tiada lelahnya si Ocha riwa riwi mengambil konsumsi dari mereka yang berkenan berbagi rejeki. Tidak lupa juga mengontrol keberadaan personil serta mengingatkan untuk mengisi absensi dan mengambil beberapa foto untuk kelengkapan dokumentasi. Bahkan diantara mereka pun juga ada yang mendokumentasikan kegiatan dalam bentuk vidio.

Ya, Ocha sebagai penanggungjawab kegiatan harus bisa merangkul relawan yang berpartisipasi di dalam kegiatan perakitan face shield agar hasil kerjanya tidak mengecewakan pihak dispro ITS yang telah berkenan mengajak dalam kegiatan perakitan.

 

Ocha Bersama Koordinator SRPB dan  LPBI NU

Berharap kepada personil lain yang diberi amanah sebagai penanggungjawab kegiatan bisa melaksanakannya dengan baik. Jika ada masalah di lapangan, selayaknyalah bisa dikomunikasikan ke pengurus lewat Grup WhatsApp, seperti yang selalu dilakukan Ocha selama ini, ketika ada kendala yang tidak terduga. Semoga segala aktivitas sebagai penanggung jawab kegiatan dicatat Tuhan sebagai ladang amal, sekaligus menjadi sebuah pembelajaran di kemudian hari. Salam Kemanusiaan. Bersatu bersinergi untuk berbagi.(eBas)

 

About SRPB Jawa Timur

Check Also

Seratus Relawan Disabilitas Ikuti Rakor Penanggulangan Bencana

Surabaya – Sekitar seratus relawan disabilitas (tunarungu) mengikuti rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana dengan tema …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *