Home / Berita / Optimis, Nuansa Dikdas Bagi Calon Anggota BP 13.16 Kwarcab Mojokerto

Optimis, Nuansa Dikdas Bagi Calon Anggota BP 13.16 Kwarcab Mojokerto

Optimis, Nuansa Dikdas Bagi Calon Anggota BP 13.16 Kwarcab Mojokerto

SRPB.WEB.ID- Mojokerto, tampak cahaya matahari nan sumringah. Hari ini, Jumat ( 13/03 ) tampak gedung Kwartir Cabang Mojokerto rapi dan terlihat ada tenda warna orange. Rupanya ada 82 pasang sepatu yang dilepas untuk masuk ke aula . Mereka, 82 orang sebagai calon anggota, menerima berbagai materi selama Pendidikan Dasar ( Dikdas ) Brigade Penolong 13.16 Kwartir Cabang Mojokerto. Demikian info yang kami gali dari kak Reza, sebagai Ketua BP 13.16. Tampak hadir pula, kak Munif selaku Andalan Pramuka Peduli Kwartir Cabang Mojokerto, beserta tim panitia lainnya.

Brigade Penolong 13 ini merupakan satgas bidang kebencanaan dan pertolongan dan biasa disingkat dengan BP 13. Penomoran sesuai nomenklatur di kwartir cabang, BP 13.01 Kwarcab Pacitan, BP 13.02 Kwarcab Ponorogo dan seterusnya sampai BP 13.37 Kota Surabaya dan BP 13.38 Kota Batu. Suasana bahagia dan optimis terasa.

Tepukan khas Pramuka, Salam Pramuka dan nyanyian selalu menggema. Salah satu pemateri hari ini, dari BPBD Kabupaten Mojokerto, mengusung judul Manajemen Bencana. Dilanjutkan pemateri yang ditunggu yaitu Ketua Brigade Penolong 13 Kwartir Daerah Jawa Timur, kak Dian Harmuningsih.

Materi Petunjuk Penyelenggaraan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka No. 34 Tahun 2017 tentang Brigade Penolong sangatlah penting. Apalagi disampaikan langsung oleh seorang leader dari provinsi. Peserta banyak terlihat masih muda,kisaran usia penegak dan pandega, 18 tahun hingga 21 tahun. Sangat antusias bertanya dan manggut-manggut saat mereka setuju dengan paparan Kak Dian, sapaan akrab sang ketua, yang juga seorang ibu rumah tangga dan dosen di UIN Sunan Ampel Surabaya ini.

Yang menggelitik, saat disampaikan sebuah pertanyaan, ” Apa ending dari semua pendidikan, latihan dan budaya kita di masyarakat?” Dengan malu-malu namun tegas, kak Putri, seorang penegak dari salah satu peserta angkat tangan. Dia menjawab, ” Pengabdian kepada masyarakat” Kak Dian pun tersenyum puas. Benar. Bahwa dalam hidup ini semua endingnya adalah pengabdian kepada masyarakat. Kita bekerja, melayani masyarakat. Kita belajar sejak usia dini, TK, SD, SMP, SMA sampai kuliah pun, endingnya pengabdian kepada masyarakat.

Adik-adik banyak bertanya terkait hal-hal mendasar tentang organisasi dan manajemen BP 13. Ada hadiah scarf dan tumbler bagi yang berani bertanya. Tentu saja suasana makin hangat dan penuh celetukan heboh dari peserta dikdas ini. Ada yang menyesal tidak bertanya, ada yang meneriaki temannya agar memilih salah satu warna scarf dari Kak Dian. Sungguh, sebuah perjuangan tanpa henti, berbagi ilmu, berbagi pengalaman untuk generasi penerus. Tantangan dan problematika pun tak lupa diberikan kepada peserta, agar mereka memahami bahwa manajemen dalam sebuah organisasi terikat kuat dengan aturan dan banyak pihak yang terlibat.

Suara dari corong masjid telah menggema, tanda sholat Jum’at akan digelar. Sebelum adzan berkumandang, materi telah usai dan diakhiri foto bersama. Bagi peserta yang piket,langsung menuju dapur umum untuk menjalankan kewajibannya menyediakan makan siang bersama. Haru, bahagia dan optimis menyelimuti hati. Terima kasih untuk semua pihak yang telah ikhlas mendukung kegiatan Pendidikan Dasar BP 13.16 Kwarcab Mojokerto kali ini. Semoga aman, lancar, selamat dan menyenangkan, sukses untuk semua. Bravo BP 13 Kwarda Jawa Timur. ( jav )

About SRPB Jawa Timur

Check Also

Seratus Relawan Disabilitas Ikuti Rakor Penanggulangan Bencana

Surabaya – Sekitar seratus relawan disabilitas (tunarungu) mengikuti rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana dengan tema …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *