Home / Berita / PARENTING SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI

PARENTING SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI

Edi basuki >>Dalam sebuah seminar pendidikan anak usia dini (PAUD), seorang nara sumber berharap pengelola PAUD secara berkala menyelenggarakan program parenting. Program ini sebagai media komunikasi antar orang tua, disamping untuk memberikan sosialisasi terhadap program-program yang diselenggarakan oleh lembaga PAUD.
Masih kata nara sumber, Pengetahuan dan pemahaman orangtua dalam pola asuh terhadap anak sangat berpengaruh terhadap tumbuh perkembangan anak dan masa depannya. Maka dari itu orangtua perlu diberikan keterampilan dalam mendidik anak didalam keluarga, pengetahuan mengasuh dan membimbing anak dan agar dapat menjadi sumber daya manusia yang berkualitas di masa yang akan datang, melalui kegiatan parenting.
Paling tidak, dengan adanya parenting, pengelola dan tutor PAUD mencoba menumbuhkan kesadaran orang tua untuk lebih memperhatikan pola asuh anak-anak. Hal ini sesuai dengan tujuan parenting, yaitu mengajak para orang tua bersama-sama memberikan ‘bekal’ yang terbaik untuk anak-anaknya sebagai generasi penerus yang lebih baik sesuai jamannya.
Sedangkan secara khusus tujuan parenting adalah : 1). Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam melaksanakan perawatan, pengasuhan, dan pendidikan anak di dalam keluarga sendiri dengan landasan dasar-dasar karakter yang baik. 2). Mempertemukan kepentingan dan keinginan antara pihak keluarga dan pihak sekolah guna mensikronkan keduanya sehingga pendidikan karakter yang dikembangkan di lembaga PAUD dapat ditindak lanjuti di lingkungan keluarga 3). Menghubungkan antara program sekolah dengan program rumah.
Dalam prakteknya, kegiatan parenting yang sering dilakukan oleh pamong belajar adalah model ‘Parents Gathering’, yaitu pertemuan orang tua dengan pengelola PAUD, membicarakan tentang program-program lembaga PAUD dalam hubungannya dengan bimbingan dan pengasuhan anak di keluarga secara optimal.
Materi dalam pertemuan bisa apa saja, misalnya : tentang gizi dan makanan, kesehatan, pendidikan karakter, penyakit pada anak dan sebagainya, termasuk informasi tentang bencana alam yang kini semakin sering melanda berbagai daerah di Indonesia.
Dengan demikian, program parenting merupakan salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan dalam meningkatkan kualitas sebagai orangtua di dalam keluarga. Diharapkan mereka yang mengikuti kegiatan parenting bisa mengimbaskan informasi yang didapat kepada tetangga dan warga kampung di mana dia berada.
Sehingga ada kesadaran bersama akan pentingnya pendidikan untuk anak-anaknya sebagai bekal memasuki era kesejagatan yang ditandai oleh pesatnya perkembangan teknologi canggih. Sungguh, era teknologi informasi yang begitu cepat ini telah membawa pengaruh terhadap kehidupan manusia.
Pelahan namun pasti, pergeseran sosial sudah dan sedang terjadi dan menggerus budaya dan warisan tradisi yang adi luhung bangsa Indonesia, menuju sikap individualism dan permisifism. Untuk itulah program parenting sebagai media komunikasi antara pengelola dan orang tua hendaknya menjadi tugas tambahan para pegiat pendidikan non formal. Untuk kemudian bisa dimanfaatkan oleh pamong belajar sebagai bahan kajian dan penyusunan pengembangan model. Salam literasi, untuk saling menginspirasi. [eBas/kamis pahing malam jum’at pon]
Artikel Asal

About SRPB Jawa Timur

Check Also

Seratus Relawan Disabilitas Ikuti Rakor Penanggulangan Bencana

Surabaya – Sekitar seratus relawan disabilitas (tunarungu) mengikuti rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana dengan tema …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *