Home / Berita / Pedoman Dan Aturan Main Ketangguhan Desa Ada Pada Outputnya

Pedoman Dan Aturan Main Ketangguhan Desa Ada Pada Outputnya

Pedoman Dan Aturan Main Ketangguhan Desa Ada Pada Outputnya

SIDOARJO, SRPB.WEB.ID – Pengembangan desa/kelurahan tangguh di kabupaten/kota yang rawan bencana, semua diatur pada Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana nomor 1 tahun 2012 tentang Pedoman Umum Desa/Kelurahan Tangguh Bencana.

Pedoman tersebut dapat digunakan sebagai acuan dalam memasukkan unsur-unsur pengurangan resiko bencana ke dalam program-program lain di tingkat desa/kelurahan, yang dilakukan oleh pemerintah maupun mitra-mitra non-pemerintah.

“Ukuran dari ketangguhan, prosesnya cukup panjang dan lama,” kata Drs. Pangarso Suryotomo, disela diskusi Lokalatih Fasilitator Desa Tanggap Bencana (Destana). Acara tersebut dilaksanakan BPBD Provinsi Jawa Timur, dari 1-3 Maret 2019 diruang pertemuan Siaga.

Ketangguhan membutuhkan standar tolak ukur yang sesuai dengan ketangguhan secara formal. Tapi, secara informal melalui diskusi seperti kegiatan Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (PRBBK), sangat perlu.

“Bukan penentuan standar atau tidak standar dalam kegiatan pengurangan resiko bencana, tapi outputnya yang paling penting,” tambahnya yang dikenal dengan sebutan Papang, saat ini sebagai Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat di Direktorat Pemberdayaan Masyarakat BNPB.

Mulai peringatan dini, protap penanggulangan bencana, sampai perencanaan evakuasi secara mandiri dan dilakukan berkelanjutan didesa/kelurahan, akan berdampak pada ketangguhan masyarakatnya. Dan, teruji secara sendirinya. Dibutuhkan juga kerjasama antara fasilitator tangguh dengan perangkat desa, untuk memulai gerakan merubah pola pikir warga peduli akan pencegahan dan kesiapsiagaan adanya ancaman atau bencana. (rys)

About SRPB Jawa Timur

Check Also

Seratus Relawan Disabilitas Ikuti Rakor Penanggulangan Bencana

Surabaya – Sekitar seratus relawan disabilitas (tunarungu) mengikuti rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana dengan tema …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *