Home / Berita / SRPB Jatim Harus Besar dan Dikenal Masyarakat Luas

SRPB Jatim Harus Besar dan Dikenal Masyarakat Luas

Malang – Rapat Koordinasi (Rakor) Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim dengan BPBD Jatim resmi dibuka. Rakor ini digelar di Hotel Aria Gajayana, Malang, Sabtu-Minggu, 3-4 April 2021.

Rakor dibuka oleh Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Jatim Gatot Soebroto. Sedangkan temanya adalah “Memperkuat Sinergitas BPBD Jatim dan Mitra SRPB Jatim untuk Peningkatan Kepedulian dalam Dunia Kemanusiaan”.

Dalam sambutannya, Gatot Soebroto menyatakan, banyak program yang bisa dikerjasamakan antara SRPB Jatim dengan BPBD Jatim. Pihaknya secara terbuka akan menjalin kerja sama dan mendukungnya.

“Lembaga ini (SRPB Jatim) harus besar dan dikenal masyarakat luas. Oleh karena itu, SRPB harus berada di tengah-tengah masyarakat,” ungkap Gatot Soebroto.

Ia juga menyebutkan ada dua lembaga besar yang dianggap sebagai satu. Yakni SRPB Jatim dan FPRB. Menurutnya, dua organisasi ini saling bahu-membahu menangani bencana.

“Ada anggota SRPB yang ikut FPRB, dan juga sebaliknya. Oleh karena itu, saya ucapkan terima kasih kepada para relawan atas kerja samanya dalam membantu menangani masalah kebencanaan,” jelasnya.

Gatot juga berpesan, mengurus rumah besar seperti SRPB Jatim tidak mudah. Sebab itu, diperlukan kekompakan dan harus bisa jalan bersama.

“Kenapa Mosipena (Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana) kita luncurkan. Hal ini agar masyarakat tahu ada lembaga besar seperti SRPB Jatim yang ikut mendukung kegiatan-kegiatan kemanusiaan,” jelas Gatot.

Oleh karena itu, ia minta kepada SRPB Jatim untuk terus meningkatkan kegiatan di luar. Tujuannya agar masyarakat tahu apa itu SRPB Jatim.

Ia juga mengapresiasi pengurus dan Koordinator SRPB Jatim Dian Harmuningsih yang merangkul dan mengajak berkegiatan teman-teman disabilitas. “Minimal bisa menyosialisasikan ancaman-ancaman bencana di kelompok kecil mereka,” imbuhnya.

Gatot Soebroto juga mengajak mitra SRPB Jatim ikut dalam kegiatan ekspedisi Destana gunung api dan sungai. Ia ingin SRPB Jatim ikut bersama dan memberikan dukungan

Sementara itu, Ketua Panitia Rakor Dadang Iqwandy mengatakan, tujuan rakor ini untuk memperkuat sinergitas BPBD Jatim dengan SRPB Jatim. Ia mengucapkan terima kasih kepada peserta karena kehadirannya mencapai 92 persen.

Sedangkan Koordinator SRPB Jatim Dian Harmuningsih mengingingatkan bahwa bencana adalah urusan bersama. Oleh karena itu, relawan punya peranan besar dalam penanggulangan bencana.

“Saya juga ucapkan terima kasih kepada panitia lokal yang bekerja keras mewujudkan acara ini,” katanya dalam memberikan sambutan.(*)

About SRPB Jawa Timur

Check Also

Seratus Relawan Disabilitas Ikuti Rakor Penanggulangan Bencana

Surabaya – Sekitar seratus relawan disabilitas (tunarungu) mengikuti rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana dengan tema …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *